♫ You're Reading
Other

13 WNI Kembali Disandera Perompak

Senin, 2 Mei 2011, 09:15 WIB

Denny Armandhanu

Perompak Somalia (www.marinecorpstimes.com)

VIVAnews – Sebanyak 13 awak kapal asal Indonesia kembali menjadi korban penyanderaan oleh para perompak Somalia. Kapal berbendera Singapura tempat mereka bekerja dibajak di perairan Tanzania pada Sabtu, 30 April 2011.

Dilansir dari laman Bernama, 1 Mei 2011, kapal MT Gemini tersebut diawaki oleh 25 orang yang terdiri dari 13 warga negara Indonesia (WNI), empat warga Korea Selatan, tiga warga Myanmar dan lima warga China.

Dalam pernyataannya, Badan Maritim dan Pelabuhan Singapura mengatakan bahwa kapal MT Gemini dibajak sekitar 222 kilometer dari Dar es Salaam di Tanzania. Kapal berbobot mati 29.871 ton milik Glory Ship Management Pte Ltd tersebut membawa 28.000 ton minyak sawit mentah dari pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatra Utara, menuju Mombasa, Kenya.

Kondisi para awak kapal belum diketahui karena perusahaan pemilik kapal menolak untuk berkomentar. Namun, biasanya para perompak tidak melukai para sandera untuk memastikan tebusan dibayarkan.

Penyanderaan awak kapal asal Indonesia ini terjadi setelah dibebaskannya kapal Sinar Kudus yang diawaki oleh 20 WNI. Kapal ini telah disandera selama 46 hari dan akhirnya bebas setelah pihak perusahaan, PT. Samudera Indonesia, membayarkan tebusan yang diperkirakan mencapai hingga US$ 4,5 juta atau sekitar Rp38 miliar.

Menurut Angkatan Laut Uni Eropa (EUNAVFOR) dilansir dari laman Europe Online, saat ini perompak Somalia tengah menyandera 23 kapal dengan 518 awak di perairan Somalia. Angka berbeda disampaikan oleh kelompok pengawas perompakan, Ecoterra, yang mengatakan perompak Somalia menawan 49 kapal dengan 768 awak.

Dalam beberapa tahun terakhir, perompak Somalia telah membajak ratusan kapal dan mengeruk keuntungan jutaan dolar dari tebusan. Aksi mereka ini tetap berlanjut meskipun perairan Teluk Aden telah dipenuhi oleh kapal patroli dari puluhan negara.

Berdasarkan pengamatan Ecoterra, perompakan di dunia menyebabkan kerugian ekonomi global hingga $12 miliar. Perompak Somalia menyumbang 95 persen dari angka kerugian tersebut. (eh)

• VIVAnews

Baca Juga :

About these ads

About Sani Nugroho

simple writer.

Discussion

No comments yet.

Beri Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

✄ More Article

Bagaimana cara membuat daftar isi ? Klik Disini

Scroll Down To See More Article

  • ✄ Tweets

    Tentang PressDesain

    wordpressPressDesain menggunakan tema The Morning After. Informasi lebih lanjut silahkan ke Blog Element

    PressDesain
    Klik untuk Membuat Chat Box !
    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Join 391 other followers